Kamu sering makan siomay? begini cara membedakannya agar kamu tau.

Belakangan ini ramai di perbincangkan isu tentang siomay berbahan ikan sapu – sapu, ramainya isu ini dimulai dari ditemukannya ikan sapu – sapu di sungai ciliwung yang di duga digunakan untuk menjadi makanan, termasuk siomay.
Hal ini tentu saya membuat keresahan di kalangan masyarakat apalagi bagi kaum pecinta siomay, Karena jenis ikan ini pemakan lumut dan kotoran yang ada di lingkungan perairan sehingga tidak baik untuk kesehatan.
berikut adalah cara membedakannya.
1. Aroma
Dari aroma kita dapat mengenali siomay terbuat dari bahan apa, jika aromanya amis kuat kemungkinan besar bukan siomay dari daging ikan laut, begitu pula sebaliknya siomay dari ikan laut (Tuna) aroma amis yang rendah memberikan aroma yang halus.
2. Tekstur
Siomay berbahan ikan tuna memiliki tekstur yang lembut dan masih padat, memiliki kekenyalan yang pas dan tidak berlebihan serta mudah untuk dikunyah, Siomay ikan sapu – sapu biasanya lebih banyak terkandung tepung sehingga tekstur kenyalnya sedikit lebih keras dan susah untuk di kunyah.
3. Warna
Siomay berbahan ikan tuna cenderung memiliki warna putih yang ke abu abuan, sedangkan siomay ikan sapu – sapu memiliki warna abu abu kegelapan, karna warna yang hampir sama sehingga masyarakat awam susah untuk membedakannya
Memilih siomay bukan hanya soal rasa, tapi juga kualitas dari bahan yang digunakan. Dengan memahami perbedaan antara siomay ikan tuna dan siomay dari ikan sapu – sapu, diharapkan audiense yang membaca bisa menjadi konsumen yang lebih cerdas.
Bagi penjual, menggunakan bahan berkualitas juga akan membangun kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang.
Leave a Reply